Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Madu

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Madu post thumbnail image

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Madu – Kita tentu tak asing dengan tanaman jambu madu. Tanaman jambu madu memiliki buah yang segar dan dapat dikonsumsi langsung atau dijadikan campuran sambal rujak.

Jambu madu terdiri dari berbagai jenis dengan keunggulan pada masing-masing jenisnya. Terdapat jambu madu jenis super green dengan buah yang besarnya mampu mencapai ukuran minuman kemasan gelas serta rasa yang tentu super manis.

Terdapat pula jambu madu king rose dengan keunikan warnanya yang merah seperti bunga mawar. Sama seperti jambu madu super green, jambu madu king rose juga memiliki ukuran yang besar yang mencapai 200-350gr per buahnya. Terdapat pula jambu madu khas Demak, Jawa Tengah.

Jambu ini dinamakan jambu madu delima yang dagingnya renyah dan mengandung banyak air.

Salah satu jambu madu yang banyak dibudidayakan adalah jambu citra dengan rasa yang super manis serta buah yang dapat berbuah hingga tiga kali. Rasa dari jambu madu citra hampir sama manis dengan jambu madu delima.

Klasifikasi Tanaman Jambu Madu

  • kingdom : plantae
  • subkingdom : tracheobionta (tanaman berpembuluh)
  • super divisi : spermatophyta (tanaman yang menghasilkan biji)
  • divisi : magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
  • kelas : rosidae
  • ordo : myrtales
  • famili : myrtaceae (jambu-jambuan)
  • genus : syzygium dan
  • spesies : syzygium aqueum

Morfologi Tanaman Jambu Madu

Akar

Tanaman jambu air memiliki akar tunggang yang memiliki percabangan kecil dan merupakan bagian dari akar tersebut. Percabangan ini kerap disebut dengan radix primaria.

Batang

Batang yang dimiliki oleh tanaman jambu madu tergolong pada batang berkayu dengan struktur keras dan kuat serta tekstur yang kasar.

Tanaman jambu madu memiliki batang yang warnanya kecoklatan dan terdapat bercak yang juga berwarna coklat. Batang tanaman ini dapat tumbuh mulai 3 hingga 10 m.

Daun

Daun yang dimiliki oleh tanaman jambu madu tergolong dalam daun tunggal yang tumbuhnya saling berhadapan dan memiliki tangkai dengan panjang antara 0,5 cm hingga 1,5 cm.

Panjang daun berkisar antara 15 hingga 20 cm dan lebar berkisar antara 4 hingga 6 cm dengan bentuk menyirip dan pangkal bulat serta permukaan daun yang sebagian bersar berwarna hijau agak mengkilap. Daun pada tanaman jambu madu sangat tipis menyerupai perkamen.

Bunga

Tanaman jambu madu memiliki bunga berbentuk malai dengan jenis bunga majemuk. Bunga ini berwarna kuning keputihan yang terletak di sekitar ketiak daun dengan kelopak berbentuk corong. Tanaman jambu madu memiliki benang sari berwarna putih.

Buah

Bentuk buah tanaman jambu air sudah familiar dengan buah berbentuk lonceng yang membulat keatas. Buah ini memiliki warna hijau saat masih muda dan menjelang matang warnanya akan berubah menjadi putih kemerahan.

Di dalam buah tanaman jambu madu terdapat pula biji yang warnanya putih hingga coklat dengan bentuk seperti ginjal berukuran diameter 1 hingga 1,5 cm.

Tanaman jambu madu biasanya ditanam di tempat dengan ketinggian 5-500mdpl di tanah yang gembur dengan sinar matahari yang cukup.

Namun jambu madu juga bisa ditanam dengan menggunakan metode tabulampot.

Tentu saja bila ditanam dengan menggunakan metode ini maka diperlukan perawatan khusus seperti pemupukan yang dilakukan sebulan sekali, pemangkasan cabang-cabang sehingga tanaman tak terlalu rimbun yang dapat mencegah tumbuhnya tunas baru terutama pembungkusan buah jambu karena buah jambu pada tabulampot lebih cepat membusuk dikarenakan serangan hama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *